Sosialisasi IPTEK Nuklir STTN BATAN Yogyakarta

BTTN copyDalam upaya memberikan informasi seputar nuklir sekaligus mengenalkan STTN BATAN Yogyakarta kepada siswa, Boarding School MAN 1 Surakarta bekerjasama dengan STTN ( Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir) BATAN, pada 11 Desember 2012 mengadakan acara Sosialisasi Iptek Nuklir dan mengenalkan STTN BATAN kepada siswa/siswi kelas XII Boarding School MAN 1 Surakarta. Acara dikemas dalam suasana yang informal namun tetap serius yang menghadirkan pakar-pakar nuklir dari STTN BATAN yang memberikan informasi seputar dunia nuklir, mulai dari bahaya radiasi, cara mengatasi radiasi, reaktor nuklir, manfaat energi nuklir, dan lain-lain. Read the rest of this entry

Kunjungan Studi ke UGM

Guna menambah pengalaman dan pengetahuan siswa terutama tentang UGM, maka pada tanggal 8 November 2012 yang lalu diadakan Kunjungan Studi ke UGM yang dikemas dalam acara yang bertajuk “School In Action to Gadjah Mada University, Pharmacy and Economy Faculty”. Acara diikuti oleh siswa/siswi Boarding School dan Full Day kelas XII sebanyak 125 siswa. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tetap ini mengunjungi 2 obyek yaitu Fakultas Farmasi dan Fakultas Ekonomi. Siswa dibagi dalam 2 kelompok yang masing-masing kelompok didampingi oleh guru pendamping yang berbeda.

Menurut Sekretaris Program Boarding School MAN 1 Surakarta, Rusdi Mustapa, S.Pd, kegiatan ini adalah kegiatan yang keempat kalinya yang tujuan utamanya agar siswa mendapat wawasan dan informasi tentang UGM khususnya dan SNMPTN umumnya. Siswa bisa mendapatkan pengalaman hidup (life skill) yang berhubungan dengan keberlangsungan studi mereka setelah lulus dari MAN 1 Surakarta. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MAN 1 Surakarta setelah lulus, banyak diterima di UGM, baik melalui jalur Undangan dan Tertulis. Hal ini salah satu akibat yang bisa dipetik dari kegiatan ini. Diharapkan dengan kunjungan ini siswa semakin memiliki gambaran tentang rencana meneruskan ke PTN yang diinginkan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SISWA BOARDING BERJAYA DI LKIR

Prestasi spektakuler kembali ditorehkan oleh siswi Boarding School MAN 1 Surakarta, khususnya dalam lomba karya ilmiah remaja. Prestasi ini sangat membanggakan karena diraih dalam dua gelaran LKIR yang berbeda. Prestasi pertama di raih oleh Tim LKIR MAN 1 Surakarta yang diwakili oleh siswi kelas XI IPA 3 Boarding School atas nama Nur’aini, Salma Muftiyatunnisa’ dan Tria Hikma. Mereka berhasil menjadi jawara ke II dalam gelaran LKIR yang diselenggarakan oleh Akademi Fisioterapi (AKFIS) Surakarta pada 6 Oktober 2012. Mereka berhasil menjadi jawara ke II setelah menyisihkan lawan-lawannya dari sekolah menengah di Surakarta dengan mengangkat judul ” Eksotisme Bolu Kukus Pelangi Revolusi Era Globalisasi”. Ternyata karya mereka mampu meyakinkan dewan juri sehingga mampu menempati jawara ke II. Menurut Pembina KIR MAN 1 Surakarta, Hj. Rukamtini, M.Si, prestasi ini sangat membanggakan karena siswi MAN 1 Surakarta mampu berbicara di kancah LKIR yang diikuti oleh sekolah-sekolah yang favorit di Surakarta. Adapun sebagai juara I adalah dari SMA Kristen Kalam Kudus dan Juara III dari SMA Kebakkramat.

Prestasi berikutnya dipersembahkan oleh Tim KIR MAN 1 Surakarta yang diwakili oleh Anisak Nurrohmah ( XII IPA 2 Boarding School),  Anida Fadhillah Jati ( XII IPA 3 Boarding School) dan Ulfa Sitatur Rohmah ( XII IPA 4 Full Day). Namun dalam lomba ini yang berhasil meraih juara adalah Anisak Nurrohmah yang menjadi jawara ke III dalam gelaran SFCC (Student Food Creativity Competition) yang diselenggarakan oleh HIMAGHITA Fakultas Pertanian UNS pada 15 Oktober 2012.  Gelaran lomba yang mengusung tema ” Inovasi Jajanan Tradisional Alternatif yang Sehat ” ini diikuti oleh sekolah menengah di Jateng dan DIY. Prestasi ini sangat membanggakan karena Tim KIR MAN 1 Surakarta mampu mengalahkan tim-tim KIR dari sekolah menengah yang favorit. Prestasi yang patut disyukuri dan semoga mampu dipertahankan bahkan ditingkatkan  di event-event lomba berikutnya.

Sosialisasi Fakultas Kedokteran Unair

Guna memberikan gambaran dan informasi seputar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK-UA) Surabaya,  maka pada tanggal 13 Oktober 2012 diadakan Sosialisasi FK-UA yang terselenggara berkat kerjasama antara Program Boarding School MAN 1 Surakarta dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK-UA bertempat di Aula MAN 1 Surakarta. Acara yang dimulai pukul 09.00 itu dihadiri oleh siswa/siswi Boarding School dan Full Day. Menurut Drs. H. Wardimin, M.E.Sy, selaku pengelola Boarding School, tujuan dari acara ini adalah memberikan informasi dan gambaran sejelas-jelasnya kepada siswa tentang FK-UA sehingga diharapkan akan menimbulkan motivasi bagi siswa untuk meneruskan kuliah di FK-UA. Karena saat ini alumni Boarding School telah tersebar hampir di semua Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia.

Pada acara tersebut hadir mahasiswa FK-UA yang berjumlah 4 orang. Mereka memberikan informasi seputar FK-UA, seperti tentang cara masuknya, program-program studi yang ada di FK-UA,  juga tentang berapa  biaya yang harus dikeluarkan bila diterima di FK-UA. ( Dalam kesempatan itu juga disosialisasikan tentang kegiatan MEDSPIN 2012 ( Medical Science and Application Competition), yaitu ajang perlombaan tingkat SMA tentang dunia kedokteran yang diikuti oleh SMA-SMA di seluruh Indonesia. Diharapkan ada siswa MAN 1 Surakarta yang bisa mengikuti dan bisa berpartisipasi. Semoga dengan kegiatan ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman bagi siswa/siswi Boarding School dan Full Day MAN 1 Surakarta.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Reorganisasi OPBS 2012

Tak terasa sudah 1 tahun berlalu masa kepengurusan OPBS tahun 2011/2012. Segudang kegiatan telah terlaksana dengan baik. Kini tiba saatnya tongkat estafet kepengurusan OPBS MAN 1 Surakarta diserahkan kepada kelas XI yang akan meneruskan kiprah dan eksistensi OPBS. Dalam rangka itulah maka pada tanggal 22 September 2012 telah diadakan reorganisasi OPBS MAN 1 Surakarta dari pengurus tahun 2011/2012 kepada pengurus baru tahun 2012/2013. Acara diadakan di Aula  MAN 1 Surakarta Jalan Sumpah Pemuda 25 Surakarta, yang dihadiri segenap pengurus lama dan baru juga dari dewan pembina Boarding School. Acara dikemas dalam kegiatan yang diberi nama “Reformasi Organisasi OPB S 2012″.

Sebelum menyerahkan tongkat estafet kepengurusan kepada pengurus baru diadakan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) pengurus periode 2011/2012, tentang kegiatan yang telah dan belum terlaksana. Namun secara umum, semua program telah dapat dilaksanakana. Selanjutnya diadakan pemilihan pengurus baru periode 2012/2013 yang akhirnya memilih dua sosok ketua penerus OPBS, baik putra dan putri. Untuk OPBS Putra terpilih Muhammad Yazid ( Kelas XI IPA 1) dan Ukhtina Duhi (Kelas XI IPA 2). Keduanya akan mengkoordinir kegiatan OPBS putra dan OPBS putri untuk 1 tahun mendatang. Di tangan merekalah OPBS akan dipertaruhkan eksistensinya. Karena itu dukungan dan motivasi buat pengurus baru sangat diharapkan. Semoga pengurus baru OPBS bisa membawa kemajuan bagi Boarding School khususnya dan MAN 1 Surakarta umumnya.

Asyiknya Belajar Sejarah di Boarding School…

Pendidikan lingkungan Hidup (environmental education – EE) adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan total (keseluruhan) dan segala masalah yang berkaitan dengannya, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tingkah laku, motivasi serta komitmen untuk bekerja sama , baik secara individu maupun secara kolektif , untuk dapat memecahkan berbagai masalah lingkungan saat ini, dan mencegah timbulnya masalah baru [UN – Tbilisi, Georgia – USSR (1977) dalam Unesco, (1978)].

Pendidikan tentang lingkungan (enviromental-education) saat ini telah mulai diterapkan di segala bidang. Apa inti dari konsep ini ? Pendidikan diharapkan tidak hanya menekankan pada tiga aspek yang selama ini kita kenal, afektif, kognitif, dan psikomotor, namun juga mulai merambah pada aspek lingkungan. Idenya adalah bagaimana dalam pembelajaran kita bisa menyisipkan pesan-pesan tentang peduli lingkungan kepada siswa,  agar mereka nanti tidak hanya cerdas secara pengetahuan namun juga cerdas secara sikap, khususnya terhadap lingkungan.

Manusia terdiri atas pikiran dan rasa dimana keduanya harus digunakan. Rasa menjadi penting digerakkan terlebih dahulu, karena seringkali dilupakan. Bagaimana memulai pendidikan lingkungan hidup? Pendidikan Lingkungan Hidup harus dimulai dari HATI. Tanpa sikap mental yang tepat, semua pengetahuan dan keterampilan yang diberikan hanya akan menjadi sampah semata.

Untuk membangkitkan kesadaran manusia terhadap lingkungan hidup di sekitarnya, proses yang paling penting dan harus dilakukan adalah dengan menyentuh hati. Jika proses penyadaran telah terjadi dan perubahan sikap dan pola pikir terhadap lingkungan telah terjadi, maka dapat dilakukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai lingkungan hidup, serta peningkatan keterampilan dalam mengelola lingkungan hidup

ENVIRONMENTAL-EDUCATION UNTUK SEJARAH ?

Bagaimanakah penerapan konsep enviromental-education dalam pelajaran sejarah ? Dalam kesempatan ini, Rusdi Mustapa, S.Pd ( Guru Sejarah sekaligus sekretaris Boarding School), akan berbagi pengalaman tentang pembelajaran sejarah yang dikombinasikan dengan pendidikan lingkungan dalam bentuk yang sederhana. Konsepnya adalah bagaimana siswa bisa memanfaatkan sampah-sampah yang ada di sekolah untuk bisa diolah dan dibuat menjadi media belajar sejarah yang murah, meriah, inovatif, dan edukatif. Dalam kesempatan ini, siswa diberi tugas untuk membuat PAPAN DISPLAY SEJARAH yang memuat info/materi sejarah, dalam hal ini materi KERAJAAN HINDU-BUDHA DI INDONESIA kelas XI IPA Semester gasal, dengan memanfaatkan kardus-kardus bekas yang banyak terdapat di sekolah. Kelas yang di libatkan dalam kegiatan ini adalah Kelas XI IPA 2 Program Boarding School MAN 1 Surakarta.

Tugas dikerjakan secara berkelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 orang (atau menyesuaikan). Mereka wajib membuat model atau konsep PAPAN DISPLAY dengan memanfaatkan kardus-kardus bekas yang telah di dapatkan. Pada akhir kegiatan, semua hasil kegiatan akan di DISPLAY/ DIPAMERKAN di halaman sekolah. Kenapa di halaman sekolah ? Diharapkan agar siswa semakain sadar bahwa tidak selamanya sampah-sampah yang ada di lingkungan, yang selama ini hanya sekedar dibuang atau dibakar, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi barang yang lebih berguna. Selain itu untuk lebih menambah antusiasme siswa terhadap pelajaran sejarah yang selama ini identik dengan pelajaran hafalan dan membosankan. Untuk foto-foto kegiatannya silahkan lihat di bawah ini :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

17 SISWA PROGRAM BOARDING SCHOOL LOLOS SNMPTN 2012

Puji syukur  kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karuniaNYA, sehingga siswa Program  Boarding School MAN 1 Surakarta bisa menembus kursi PTN melalui SNMPTN 2012. Tercatat 17 siswa Program Boarding School MAN 1 Surakarta lolos SNMPTN 2012, dengan perincian 4 siswa diterima melalui jalur undangan dan 13 siswa diterima melalui jalur tes.” Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa Program Boarding School MAN 1 Surakarta  bisa bersaing  di kancah persaingan masuk PTN, tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum,” kata  Rusdi Mustapa, S.Pd selaku Sekretaris Program Boarding School sekaligus Koordinator Pendaftaran SNMPTN MAN 1 Surakarta mewakili Drs. H. Wardimin, M.E.Sy selaku penanggung jawab Program Boarding School. Read the rest of this entry

53 SISWA MAN 1 SURAKARTA LOLOS SNMPTN 2012

Puji syukur  kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karuniaNYA, sehingga siswa MAN 1 Surakarta bisa menembus kursi PTN melalui SNMPTN 2012. Tercatat 53 siswa MAN 1 Surakarta lolos SNMPTN dengan perincian 28 siswa diterima melalui jalur undangan dan 25 siswa diterima melalui jalur tes. Dari 53 siswa yang diterima, menurut Rusdi Mustapa, S.Pd, selaku koordinator pendaftaran SNMPTN  MAN 1 Surakarta, 27 dari IPA, 18 dari IPS, 5 dari bahasa dan 3 dari PK (Program Keagamaan).” Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa MAN 1 Surakarta  bisa bersaing  di kancah persaingan masuk PTN tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum,” kata  Rusdi Mustapa, S.Pd. Yang membanggakan lagi, satu siswa MAN 1 Surakarta bisa lolos bea siswa keluar negeri atas nama Ari Alfiatur Rochmah ( Kelas XII IPA 2 / Boarding School), yang diterima di HULT International Business School Inggris. Kedepan dampaknya adalah semakin banyak orang tua siswa yang akan memasukkan putra/putrinya ke MAN 1 Surakarta. Selanjutnya selamat kepada yang telah diterima semoga bisa menjadi motivasi buat adik-adik kelasnya agar bisa meneruskan prestasi yang telah dicapai. Berikut adalah nama-nama siswa MAN 1 Surakarta  yang diterima SNMPTN 2012 :

siswa lolos jalur undangan 

siswa diterima jalur tes 

Pengumuman Hasil Tes Tertulis Boarding School

Assalamu’alaikum Wr.Wb,

Berdasarkan hasil rapat tim panitia Penerimaaan Siswa Baru (PSB) Program Boarding School MAN 1 Surakarta tanggal 30 Juni 2012, berikut  kami sampaikan  pengumuman hasil   tes tertulis Program Boarding School MAN 1 Surakarta tahun 2012 / 2013. Untuk melihat pengumuman dan daftar nama siswa yang diterima silahkan klik link di bawah ini. Selanjutnya kami ucapkan selamat bergabung dengan Program Boarding School MAN 1 Surakarta.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Pengumuman Tes Tertulis 2012

Daftar siswa diterima jalur tes putra BS 2012

Daftar siswa diterima jalur tes putri BS 2012

Edaran Santri Baru  Asrama Boarding School 2012

Alumni Boarding School, juarai Ecopreneurship 2012 di Mongolia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Boarding School. Namun dalam kesempatan ini prestasi itu diraih oleh alumni Boarding School. Adalah Hana Afifah, alumni Boarding School tahun 2010, sekarang masih kuliah di Jurusan Fisika UNS, yang menjuarai ECOPRENEURSHIP 2012 ( International Business Plan Competition) yang diadakan oleh Mongolian Entrepreneurship Association bersama TIC Amerika dan Global TIC di Mongolia 18 – 23 Juni 2012. Dalam kesempatan ini Hana ( begitu panggilan akrabnya) berhasil meraih juara 1. Dan menurut rencana pemenang dalam ajang ini akan diundang lagi dalam lomba Global TIC bulan agustus di Taiwan.

Apa itu  ECOPRENEURSHIP ?

Menurut Hana, Ecopreneurship adalah lomba bisnis yang bernuansa  green business. Dalam lomba ini, peserta boleh membawa usaha yang sudah ada (real project)a, real company  ataupun baru sekedar prototype, dengan syarat harus membuat business plan terlebih dahulu. Karena seorang pengusaha atau pebisnis harus punya business plan sebagai pedoman untuk menjalankan usahanya. Nah yang dibawa oleh Hana dalam lomba ini adalah tentang sekolah alam. Kebetulan dia adalah volunteer (sukarelawan) di sekolah alam Bengawan Solo, namun dari kegiatannya ternyata bisa terbang ke Mongolia.

Bagaimana bisa mengikuti ECOPRENEURSHIP ?

Awalnya, menurut Hana, dia ingin sekali ikut lomba yang bertaraf internasional setelah mendapat info dari kakanya. Kemudian oleh kakak sepupunya ditunjukkan beberapa lomba dan akhirnya Hana memilih Ecopreneurship. Proses lombanya sangat ketat, dimulai dari  seleksi dokumen, business plan, cv, video greeting, dan video advertising. Setelah lolos dokumen, baru masuk Grand Final dan harus datang ke mongolia untuk presentasi. Hana menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang tersebut, selain Wilma Zulianti dan Dian Prayogi Susanto dari ITB. Keduanya kebetulan berbeda kategori.  Hana di kategori Social Ecopreneur, sedangkan anak ITB di kategori Clean Technology dan menjadi  “Best Innovation” dengan nama produknya SMart-ex. Menurut Hana, output dari kegiatan ini adalah dapat oppurtunity ( kesempatan), price dan sertifikat. Oppurtunitynya, bagi pemenang   akan diundang  lagi untuk mengikuti lomba Global TIC di Taiwan agustus nanti.

Menurut Hana, ia bisa mengikuti lomba ini salah satunya karena kemampuan berbahasa Inggris yang dimilikinya. Saat masih di Boarding School MAN 1 Surakarta, kewajiban berbahasa Inggris setiap hari di asrama, ternyata sangat membantu. Karena selama kegiatan lomba, komunikasinya menggunakan bahasa Inggris dan dia sudah terbiasa dengan itu saat masih di Boarding School. Untuk itu Hana mengucapkan terima kasih kepada Boarding School yang telah mengenalkan berbahasa Inggris kepadanya. Pesan buat adik-adik kelas,” janganlah mengeluh kalau disuruh berbahasa inggris setiap hari di asrama. Mungkin sekarang belum tahu apa gunanya, tapi itu berguna sekali”.  Semoga pengalaman Hana Afifah bisa memberi motivasi dan inspirasi buat siswa Boarding School lainnya. Satu hal yang perlu dicatat ternyata siswa Boarding School telah Go Internasional dan bisa dibanggakan. Berikut foto-foto hana Afifah selama kegiatan ECOPRENEURSHIP di Mongolia.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.376 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: