Alumni Boarding School, juarai Ecopreneurship 2012 di Mongolia

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Boarding School. Namun dalam kesempatan ini prestasi itu diraih oleh alumni Boarding School. Adalah Hana Afifah, alumni Boarding School tahun 2010, sekarang masih kuliah di Jurusan Fisika UNS, yang menjuarai ECOPRENEURSHIP 2012 ( International Business Plan Competition) yang diadakan oleh Mongolian Entrepreneurship Association bersama TIC Amerika dan Global TIC di Mongolia 18 – 23 Juni 2012. Dalam kesempatan ini Hana ( begitu panggilan akrabnya) berhasil meraih juara 1. Dan menurut rencana pemenang dalam ajang ini akan diundang lagi dalam lomba Global TIC bulan agustus di Taiwan.

Apa itu  ECOPRENEURSHIP ?

Menurut Hana, Ecopreneurship adalah lomba bisnis yang bernuansa  green business. Dalam lomba ini, peserta boleh membawa usaha yang sudah ada (real project)a, real company  ataupun baru sekedar prototype, dengan syarat harus membuat business plan terlebih dahulu. Karena seorang pengusaha atau pebisnis harus punya business plan sebagai pedoman untuk menjalankan usahanya. Nah yang dibawa oleh Hana dalam lomba ini adalah tentang sekolah alam. Kebetulan dia adalah volunteer (sukarelawan) di sekolah alam Bengawan Solo, namun dari kegiatannya ternyata bisa terbang ke Mongolia.

Bagaimana bisa mengikuti ECOPRENEURSHIP ?

Awalnya, menurut Hana, dia ingin sekali ikut lomba yang bertaraf internasional setelah mendapat info dari kakanya. Kemudian oleh kakak sepupunya ditunjukkan beberapa lomba dan akhirnya Hana memilih Ecopreneurship. Proses lombanya sangat ketat, dimulai dari  seleksi dokumen, business plan, cv, video greeting, dan video advertising. Setelah lolos dokumen, baru masuk Grand Final dan harus datang ke mongolia untuk presentasi. Hana menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang tersebut, selain Wilma Zulianti dan Dian Prayogi Susanto dari ITB. Keduanya kebetulan berbeda kategori.  Hana di kategori Social Ecopreneur, sedangkan anak ITB di kategori Clean Technology dan menjadi  “Best Innovation” dengan nama produknya SMart-ex. Menurut Hana, output dari kegiatan ini adalah dapat oppurtunity ( kesempatan), price dan sertifikat. Oppurtunitynya, bagi pemenang   akan diundang  lagi untuk mengikuti lomba Global TIC di Taiwan agustus nanti.

Menurut Hana, ia bisa mengikuti lomba ini salah satunya karena kemampuan berbahasa Inggris yang dimilikinya. Saat masih di Boarding School MAN 1 Surakarta, kewajiban berbahasa Inggris setiap hari di asrama, ternyata sangat membantu. Karena selama kegiatan lomba, komunikasinya menggunakan bahasa Inggris dan dia sudah terbiasa dengan itu saat masih di Boarding School. Untuk itu Hana mengucapkan terima kasih kepada Boarding School yang telah mengenalkan berbahasa Inggris kepadanya. Pesan buat adik-adik kelas,” janganlah mengeluh kalau disuruh berbahasa inggris setiap hari di asrama. Mungkin sekarang belum tahu apa gunanya, tapi itu berguna sekali”.  Semoga pengalaman Hana Afifah bisa memberi motivasi dan inspirasi buat siswa Boarding School lainnya. Satu hal yang perlu dicatat ternyata siswa Boarding School telah Go Internasional dan bisa dibanggakan. Berikut foto-foto hana Afifah selama kegiatan ECOPRENEURSHIP di Mongolia.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

About Pak RM

Guru sejarah dan Antropologi di MAN 1 Surakarta. Blogger di kompasiana dan berikhtiar untuk memajukan pendidikan Indonesia

Posted on Juni 23, 2012, in Info Terbaru Boarding. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. selamat dan sukses untuk boarding school man 1 surakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: