Siswa Berprestasi

ANISAK, JAWARA LOMBA PUISI ISLAMI

Profil siswa berprestasi kali adalah Anisak Nur Rohmah, siswi kelas XI IPA 1 Boarding  School MAN 1 Surakarta. Prestasi yang telah ditorehkannya adalah Juara I  Puisi Islami 2011 yang diadakan oleh Ponpes Assalam dalam event Islamic Book Fair. Perlu diketahui, pada event yang sama sebelumnya dia meraih juara II dan kali ini berhasil meraih juara I.

Anisak lahir di Karanganyar, 19 Agustus 1994 dan menyelesaikan sekolah menengah pertamanya di SMPIT Ponpes Darul Arqom Karanganyar. Hobbinya antara lain renang, menyanyi, menulis dan membaca. Dari beberapa hobbi itu yang mulai menampakkan hasilnya adalah di bidang menulis. Menurut Anisak, kemampuan menulis didapatkan secara otodidak, artinya dia tidak mengikuti kursus / workshop menulis. Biasanya tema yang diangkatnya menjadi bahan tulisan adalah kisah-kisah yang inspiratif. Salah satu yang memotivasi dia dalam menulis adalah ustadzahnya di SMPIT Ponpes Darul Arqom yaitu ustadzah Setia Ayu, yang sudah dia anggap sebagai orang tua sendiri dan menjadi motivator dan inspiratornya. Dalam hobbinya dibidang menulis, ternyata bisa menghasilkan prestasi yang luar biasa diantaranya :

  1. Juara I lomba cerpen Isro’ Mi’roj tahun 2007
  2. Juara I Kaligrafi tingkat kabupaten Karanganyar 2007
  3. Juara I Tartil tingkat kabupaten Karanganyar 2007
  4. Juara III lomba Nasyid , dll

Kenapa suka menulis ? menurut Anisak, kegiatan menulis berawal dari kesenangannya membaca. Dengan membaca kita bisa mengetahui apa yang dipikirkan, dirasakan oleh penulis itu, sehingga dia tertarik juga untuk menulis. Sumber inspirasi tulisannya adalah apa yang dia lihat, dengar dan rasakan yang kemudian diungkapkan dalam bahasa tulis yang indah. Bahkan Anisak sudah memiliki 3 buku yang berisi kata-kata bijak yang dia tulis setelah melihat, mendengar dan merasakan apa yang ada di lingkungan. Tema yang paling disukainya adalah tema Motivasi. Menurutnya sebesar apapun impian dan harapan tanpa ada motivasi, maka sia-sia saja impian dan harapan itu. Harapan terbesar Anisak adalah tulisan-tulisanya bisa diterima masyarakat. Karena suatu kebahagiaan yang luar biasa jika bisa berkontribusi untuk masyarakat melalui tulisan.

Seperti kebanyakan siswa Boarding yang dipersiapkan untuk melanjutkan kuliah, Anisak juga ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi yang memiliki ikatan dinas, seperti STAN atau STIS. ” Semoga impian dan harapan saya bisa terwujud”, katanya. Harapan buat Boarding School adalah semoga Boarding School bisa menjadi sekolah nomor satu dan mencetak siswa-siswi yang islami dan berprestasi.

_____________________________________________

” NO REGRET ABOUT THE PAST…..”

Itulah kata-kata yang disampaikan oleh HUSNA SYAIMA, profil siswa berprestasi kita kali ini. Dia adalah alumni Boarding school 2010/2011,  yang pada kesempatan ini ditampilkan sebagai siswa berprestasi yang pernah dimiliki Boarding School MAN 1 Surakarta. Mengapa Husna Syaima ? Karena selama menuntut ilmu di Program Boarding School MAN 1 Surakarta, banyak prestasi akademik yang dia torehkan, khususnya di mata pelajaran kimia.

Namun sebelum mengupas tentang Husna dan prestasi yang pernah diraihnya, perlu kiranya kita mengenal lebih dekat sosok seorang Husna. Dilahirkan di Metro Lampung 15 Mei 1993, Husna adalah anak ke 1  dari  3 berssaudara. Saat masih sekolah menengah pertama, gurunya pernah bilang jika kamu ingin maju maka bersekolahlah di Jawa. Sedangkan kepala sekolahnya menyarankan agar melanjutkan ke SMA Taruna Nusantara. Namun akhirnya dia memutuskan diri mendaftar di Boarding School MAN 1 Surakarta lewat jalur  tes. Dia merasa sangat yakin bisa diterima karena nilai matematika UN dapat 10. Saking yakinnya, dia hanya mendaftar di Boarding School MAN 1 Surakarta. ” Saya tidak membayangkan, bagaimana kalau tidak diterima ?” katanya. Tapi alhamdulillah akhirnya Husna diterima.

Mengapa mendaftar di Boarding School ? menurut Husna, Boarding school merupakan program yang memiliki dua dimensi yaitu dimensi sosial dan akademik. Dimensi Sosial karena siswa boarding diasramakan yang menuntut mereka untuk bisa berbaur dengan teman-teman dari daerah yang berbeda-beda. Apalagi menurut Husna, dia tidak bisa berbahasa Jawa. Namun setelah bergaul dan berinteraksi dengan teman-teman asrama yang lain, akhirnya sekarang dia bisa berbahasa Jawa. Dimensi akademik, siswa boarding school adalah siswa yang disiapkan secara keilmuan lebih dari siswa reguler. Karena mereka sudah mengikuti tutor sejak kelas X, selain itu juga tidak lupa diberikan pendidikan agama di asrama. Sehingga setelah lulus, siswa boarding adalah siswa yang menonjol di IPTEK maupun IMTAQnya.

Bagaimana dengan prestasi akademik ? Selama menimba ilmu di Boarding School MAN 1 Surakarta, Husna sejak kelas X selalu mendapatkan nilai rapor  yang baik. Karena berhubungan dengan kesempatan mendapatkan PMDK. Selain itu, Husna memiliki kelebihan di salah satu mapel yaitu Kimia. Dari kegemarannya dengan pelajaran kimia, dia pernah meraih Juara I Olimpiade Kimia tingkat nasional tahun 2010 dan meraih tropi  Mendiknas. Keberhasilan yang diraihnya tidak lepas dari pihak-pihak yang selama ini selalu mendukungnya, yaitu orang tua, guru, teman-teman. Dia memiliki prinsip ” No regret about the past..” Jangan sesali masa lalu. Keberadaannya di Boarding school tidak disesali, karena itu cuma sekali. Oleh karenanya, saat menjadi siswa dia berusaha untuk berbuat yang terbaik. Masalah bisa meraih atau tidak, itu tidak disesalinya. Dan alhamdulillah, Allah SWT memberikan anugerahNYA, yaitu Husna diterima di MIPA UNS Jurusan Kimia melalui jalur SNMPTN Undangan (PMDK) 2011. Pesan-pesan buat adik-adik tingkat kelas X, XI, XII :

  • Giatlah belajar karena persaingan sekarang bukan hanya persaingan lokal namun sudah persaingan global;
  • Jangan merasa “kecil hati” menjadi siswa MAN, karena sebenarnya kualitas siswa MAN tidak kalah dengan siswa SMA. banggalah menjadi siswa MAN, karena kelebihan anak MAN adalah dibekali dengan kontrol agama, sehingga ilmu yang dimiliki Insya Allah akan membawa kebaikan bagi umat manusia;
  • Selalu hormatilah guru, karena walau bagaimanapun merekalah yang telah membuka wawasan keilmuan kepada siswa yang bisa menjadi bekal ke masa depan;
  • Dan yang tidak kalah penting adalah, mintalah selalu Restu Orang Tua, karena do’a-do’a dari orang tua kita tidak pernah tertolak oleh Allah SWT.
  • Jangan takut Bermimpi, karena dengan mimpi kita memiliki motivasi untuk meraih cita-cita yang tertinggi;
  • Buat Boarding School, semoga semakin maju dan lebih baik lagi.

Demikian profil siswa berprestasi kita kali ini. Semoga bisa menginspirasi dan memotivasi buat adik-adik kelas yang lain. Satu kata yang bisa disampaikan adalah There is no Impossible if  you try….

________________________________________________

ARI, SISWA BOARDING PERTAMA KULIAH DI LUAR NEGERI….

Sosok siswa berprestasi kali ini adalah Ari Alfiatur Rokhmah, siswa Boarding School angkatan 2012 yang mencatatkan diri sebagai siswa Boarding School pertama yang berhasil kuliah di luar negeri. Lahir di Grobogan 14 Juli 1994 sebagai anak terakhir dari dua bersaudara. Pada awalnya dia tidak ingin masuk ke Boarding School, karena ia sebenarnya ingin masuk ke program keagamaan (PK). Namun karena kakaknya ingin dia suatu saat menjadi seorang dokter, maka dia pun mendaftar di Boarding School.

Pada saat pertama kali masuk ke Boarding School, dia sangat terkejut karena apa yang diharapkannya sangat jauh dari harapan. Namun dia menyadari jika hanya mengutuk keadaan tanpa berusaha untuk mengatasinya maka dia tidak akan berkembang.

Ari memiliki hobby menulis sejak di SMP Al Muayyad Surakarta selain juga diskusi. Dari hobbynya ini ternyata terus berlanjut hingga masuk Boarding School. Dalam bidang menulis, dia bergabung dengan Forum Lingkar Pena (FLP) dan KETIK. Kedua komunitas ini, menurut Ari, memiliki karakteristik sendiri. FLP memiliki karakter dalam hal menulis dan dakwah sedangkan KETIK lebih menitkberatkan dalam hal pemikiran. Sedangkan hobby diskusinya disalurkan dengan bergabung di komunitas PINTU yang anggotanya kebanyakan mahasiswa UNS. Ari adalah satu-satunya anggota di luar UNS. Kegiatan yang dilakukan adalah mengadakan kajian dan kegiatan ilmiah. Dari kesenangannya menulis ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang bisa dibanggakan. Tahun 2009 Ari meraih juara I lomba artikel yang diadakan oleh SOLOPOS dan juga menjuarai lomba serupa di beberapa surat kabar terkemuka seperti Suara Merdeka. Bahkan dia mampu menembus jajaran penulis novel terkemuka di bawah Penerbit MIZAN. Bagaimana bisa menembus Penerbit MIZAN ? Menurutnya, awalnya dia ditawari oleh Syam Mahfud Khazali, seorang pengusaha muda dari Yogya, yang kebetulan punya “proyek” menulis novel di Penerbit MIZAN. Namun ternyata dia tidak mempunyai waktu. Kemudian ditawarkan kepada Ari ( setelah membaca tulisan-tulisan Ari di bawah FLP). Akhirnya…jadilah dia menulis novel untuk Penerbit MIZAN. Novelnya berjudul Catatan Kaki Alfia, yang dia ambil dari catatan-catatan diarynya. Menurutnya, inspirasi terbesarnya berasal dari sang ibu dan berisi pengalaman sejak dia kecil hingga dewasa. Novel ini telah terbit bulan Desember 2011.

Siswa berkacamata yang ingin menjadi seperti Mario Teguh ini, awalnya memiliki cita-cita ingin kuliah di Jerman (jurusan Medikal Teknik). Namun ternyata dia malah diterima di HULT Economic Business School di Inggris. Dari semua pencapaian yang sementara ini diraih, Ari menyadari bahwa itu semua tidak lepas dari campur tangan Allah SWT. Karena itu rasa syukur senantiasa diucapkan kepadaNYA atas segala pencapaiannya. Hidup adalah mimpi dan mimpi tertinggi mengharap cinta Illahi..” itulah kata-kata motivasi yang dia sampaikan. Pesan buat adik-adik kelas : Milikilah mimpi,  karena semua hal berawal dari mimpi, namun mimpi harus diupayakan, diperjuangkan. Mimpi akan memberi motivasi tinggi untuk berprestasi….

_____________________________________________________

FIRDA – TRIA, KANDIDAT  JAWARA KIMIA OLIMPIADE SAINS NASIONAL ( OSN )

OSNProfil siswa berprestasi kita saat ini adalah Firda Aulia’I Rahmani Ma’ruf dan Tria Hikma Novita.  Keduanya adalah siswa Boarding School yang berhasil lolos dalam seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kota Surakarta untuk bidang Kimia. Firda berhasil menempati peringkat 3 dan Tria peringkat 10 kota Surakarta. Jika tidak ada perubahan tanggal 3 – 4 Juni 2013, keduanya akan mengikuti  seleksi tingkat Jawa Tengah bersama siswa/siswi lain dari SMA-SMA di seluruh Jawa Tengah. Patut dibanggakan bahwa kedua siswi ini mampu bersaing dengan siswa dari SMA-SMA negeri di kota Surakarta. Menurut Firda, yang lahir di Ponorogo 31 Agustus 1996 ini, peringkat 1 dan 2 ditempati oleh SMA Negeri 4 Surakarta.

Bagaimana persiapan keduanya menuju Jawa Tengah ? Menurut Tria Hikma, yang lahir di Kabupaten Semarang 20 Nopember 1996 ini,  persiapannya harus lebih matang karena peserta adalah se Jawa Tengah. Kalau ditanya target yang ingin diraih, menurut keduanya tidak harus jadi nomor satu tapi yang penting bisa lolos tingkat nasional. Bagi keduanya, dengan keikutsertaan di seleksi OSN tingkat Jawa Tengah dapat menambah pengalaman baru karena akan bertemu dengan siswa-siswi lain dari sekolah-sekolah yang juga berkualitas di Jawa Tengah. Selain itu bisa menjadi sarana untuk mengenalkan MAN 1 Surakarta, yang selama ini sering tidak dikenal. Justru akan menjadi kebanggaan tersendiri karena siswa MA bisa lolos OSN tingkat Jawa Tengah. Mereka menyampaikan kata-kata hikmah sebagai berikut : Miracle is an another name of Effort  artinya jika kita ingin meraih sesuatu jangan hanya mengharapkan keajaiban, karena usaha adalah keajaiban itu. Mereka menyadari bahwa pencapaian sekarang ini belum apa-apa dan masih panjang. Lolosnya Firda dan Tria bukanlahlah suatu keajaiban namun buah dari sebuah usaha yang maksimal. Di akhir perbincangan, keduanya mengharapkan dukungan do’a dan semangat agar bisa berbuat yang terbaik di Jawa Tengah

_____________________________________________________

NOFA, SISWA BOARDING YANG DITERIMA DI DUA PERGURUAN TINGGI

SAM_6629Bisa diterima di PTN yang diidam-idamkan adalah dambaan semua siswa. Namun bagaimana jika bisa diterima di dua perguruan tinggi yang sama-sama diidam-idamkan. Inilah yang sedang dialami oleh profil siswa berprestasi kita saat ini. Dialah Nofa Zahrohtussurur, alumni Boarding School tahun 2013 yang sebelumnya menghuni kelas XII IPA 2. Dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) Undangan, Nofa dinyatakan diterima di Jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya  Insititut Pertanian Bogor (IPB). Selain itu Nofa juga mengikuti seleksi mandiri di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dan dinyatakan diterima di Ilmu Statistik. Prestasi yang fenomenal dan luar biasa dari Nofa.  Walaupun STIS masih ada 2 tahap seleksi, Nofa mencoba untuk menjalaninya. IPB memang sudah pasti diterima. Apapun hasilnya nanti Nofa syukuri sebagai nikmat dari Allah SWT.

Nofa adalah bungsu dari empat bersaudara yang dilahirkan di Banyumas pada 14 Nopember 1994. Sejak mulai SD hingga SMP prestasi bidang mata pelajaran matematika sangat menonjol. Karena itulah, sejak SMP dia bercita-cita ingin menjadi guru Matematika. Ayahnya sangat mendukung semua cita-cita Nofa. ” Ayah saya menginginkan saya mencari sekolah yang berasrama namun bercirikan IPA,” kata Nofa. Karena itulah dia banyak mencari info seputar itu. Dari pencarian itu Nofa mendapatkan nama Boarding School MAN 1 Surakarta berdasarkan info dari alumni MAPK MAN 1 Surakarta. Padahal sebelumnya dia telah mendaftar di MA Al Hikmah Brebes. Akhirnya Nofa bisa diterima di Boarding School MAN 1 Surakarta. Pengalaman selama menuntut ilmu di asrama Boarding School MAN 1 Surakarta memberikan banyak perubahan yang positif bagi seorang Nofa. ” Dulu saya belajarnya kurang teratur, namun setelah di asrama Boarding School, saya lebih teratur dan disiplin dalam belajar”. Keteraturan itu karena sistem di asrama memang menuntut siswa/siswi Boarding School untuk bisa disiplin. Selain itu muatan-muatan keagamaan juga diberikan kepada siswa.

Bagaimana dengan pola belajar seorang Nofa ?

Menurutnya saat kelas X dan XI secara umum sama dengan teman-teman yang lain, namun setelah di kelas XII, selain karena mendekati UN, Nofa mulai menata pola belajarnya. Untuk mata pelajaran-mata pelajaran MIPA, dia banyak menyediakan waktu untuk latihan soal-soal hitungan seperti Matematika, Fisika dan Kimia dengan cara di jadwal. Dalam satu hari dia menyediakan waktu 2,5 jam dimulai sehabis Sholat Isya’ sampai pukul 22.00. Menurutnya dengan banyak latihan soal-soal bisa mengasah kemampuan dalam berhitung selain itu bisa mengetahui karakteristik soal-soal yang beragam. Nofa tercatat juga pernah menghasilkan prestasi yang membanggakan di bidang KIR yaitu saat mewakili Tim KIR MAN 1 Surakarta beranggotakan Afifah Nurlaila, Anisak Nurrohmah, mengikuti LKIR di UNS dan berhasil meraih juara 3 tingkat Jawa Tengah.

olimpiade kir uns

Tentang rencana ke depan Nofa ?

yang pasti ia akan menempuh perkuliahan hingga mencapai titel sarjana. Setelah itu ingin membahagiakan kedua orang tuanya yang telah mendukung dan membiayainya. Ayahnya yang seorang wiraswasta dan ibu yang membuka rumah makan di samping sebuah pabrik, memberinya motivasi untuk memberikan yang terbaik buat mereka. Dan saat ini…Nofa sudah bisa sedikit membuat kedua orang tuanya tersenyum bangga. “Akan lebih membahagiakan lagi jika suatu saat nanti bisa benar-benar membahagiakan mereka berdua,”katanya. Karena itu dia bertekad untuk selalu serius dalam menuntut ilmu mengingat pengorbanan yang luar biasa dari kedua orang tuanya.

Pesan-pesan buat Boarding School dan adik-adik tingkat  ?

Khusus buat Boarding School, Nofa berharap agar semakin maju dan berkembang. Alumni-alumninya bisa menyebar ke berbagai Perguruan Tinggi favorit. Kepada alumni-alumni yang sudah sukses, bisa berkontribusi buat alumni yang lain. Buat adik-adik tingkat, sadarilah bahwa kalian diterima di Boarding School bukanlah sebuah keberuntungan. Tunjukkan bahwa kalian memang pantas diterima di Boarding School dengan cara belajar yang keras, tidak pantang menyerah serta selalu memiliki semangat untuk selalu berprestasi. “Fasilitas di Boarding School sudah memadai maka seharusnya prestasi kalian juga semakin meningkat,” katanya. Di akhir perbincangan, Nofa menyampaikan kata-kata bijak buat adik-adik tingkat : “…..Jangan patah semangat apapun yang terjadi. Jika kamu menyerah maka habislah sudah….”. Semoga bisa menginspirasi buat siswa/siswi Boarding School untuk selalu menjadi yang terbaik. (RM)

  1. saluut, ijin ambil artikelnya. terima kasih

  2. q ucapin selamat atas prestasi yang di raih .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.308 pengikut lainnya.